Dalih Sousa Usai Fiorentina Tersingkir Secara Dramatis

Dalih Sousa Usai Fiorentina Tersingkir Secara Dramatis

Kejutan terjadi di babak 32-besar Liga Europa 2016-2017. Fiorentina tersingkir secara dramatis meski sempat unggul agregat 3-0 saat leg kedua tinggal menyisakan 47 menit, Jumat (24/2). Di depan publik sendiri, Fiorentina kalah 2-4 dan tersingkir dengann agregat 3-4.

Pelatih La Viola, Paulo Sousa, berdalih bahwa penalti pada menit 44 menjadi titik balik kebangkitan Borussia Moenchengladbach. Setelah itu, secara beruntun klub asal Jerman itu mencetak tiga gol tambahan.

Fiorentina mengantongi keunggulan 1-0 di kandang M'Gladbach pada leg pertama. Pada leg kedua di Artemio Franchi, La Viola sudah unggu 2-0 hingga menit ke-29. Secara agregat mereka unggul 3-0. Kemudian, M'Gladbach mendapat penalti pada menit 44 dan kedudukan agregat menjadi 3-1 masih untu keunggulan Fiorentina.

Pada babak kedua, M'Gladbach mencetak 3 gol dan meraih kemenangan 4-2. Lars Stindl cs melaju ke babak 16-besar dengan keunggulan agregat 4-3.

"Ketika kami unggul 2-0 dan agregat menjadi 3-0, M'Gladbach telah kehilangan harapan. Tapi, situasi berubah ketika wasit memberikan penalti. Saya yakin harapan mereka kembali muncul setelah gol penalti tersebut," sebut Sousa kepada Football Italia.

Imbuhnya, "Inilah sepak bola. Segala sesuatu bisa terjadi secara cepat di atas lapangan. Unggulan bisa kalah, sementara underdog bisa melaju. Kami dalam kondisi yang sulit dan satu-satunya yang bisa kami lakukan adalah tetap menghormati kostum ini".

Kekalahan itu semakin membuat posisi Sousa terpojok. Dia dinilai gagak mengangkat kepercayaan diri dan mental pemain La Viola. Performa Borja Valero pada musim ini memang sangat labil. (epr/JPG)
sumber:jawapos.com
Share on Google Plus

About Enter Bogor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment