Polda Metro Jaya telah mengabulkan penangguhan penahanan terhadap Firza Husein. Kini Firza yang terjerat kasus makar itu sudah bisa menghirup udara bebas usai ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Kuasa hukum Firza, Aziz Yanuar mengatakan, kini kliennya mencoba untuk menenangkan diri dulu dari segala masalah yang merundungnya dalam beberapa bulan terakhir.
"Menenangkan diri biar psikologisnya normal dulu," kata Aziz saat dikonfirmasi, Kamis (23/2).
Bahkan kata dia, Firza tak langsung pulang ke rumahnya yang ada di Lubang Buaya, tapi ke kediaman salah satu sepupunya.
"Tujuannya biar bisa ngumpul sama anak perempuan itu dulu," kata dia lagi.
Menurut dia, proses penangguhan itu berlangsung tiba-tiba, setelah dapat kabar dikabulkan penangguhan, sorenya Firza langsung check-up ke dokter.
"Hasil check-up, darahnya tinggi, 140/90, terus kepalanya pusing, dan mesti istirahat total lah," tegasnya. Menurut dia, salah satu penyebab turunnya kesehatan kliennya adalah karena tekanan batin dan berdampak psikologis.
Untuk ke depannya menurut Aziz, mereka akan taat akan aturan yakni wajib lapor. Saat ditanya apakah akan memberikan perlawanan hukum semacam praperadilan, menurut dia hal itu belum ada niatan.
"Tidak ada tempuh upaya hukum alternatif lain yang memang bisa jadi opsi, karena kita anggap kita menghormati untuk mengungkap kebenaran. Ya Alhamdulillah diterima permohonan (penangguhan) kita terkait kemanusiaan," tukas dia. (elf/JPG)
sumber:jawapos.com
Kuasa hukum Firza, Aziz Yanuar mengatakan, kini kliennya mencoba untuk menenangkan diri dulu dari segala masalah yang merundungnya dalam beberapa bulan terakhir.
"Menenangkan diri biar psikologisnya normal dulu," kata Aziz saat dikonfirmasi, Kamis (23/2).
Bahkan kata dia, Firza tak langsung pulang ke rumahnya yang ada di Lubang Buaya, tapi ke kediaman salah satu sepupunya.
"Tujuannya biar bisa ngumpul sama anak perempuan itu dulu," kata dia lagi.
Menurut dia, proses penangguhan itu berlangsung tiba-tiba, setelah dapat kabar dikabulkan penangguhan, sorenya Firza langsung check-up ke dokter.
"Hasil check-up, darahnya tinggi, 140/90, terus kepalanya pusing, dan mesti istirahat total lah," tegasnya. Menurut dia, salah satu penyebab turunnya kesehatan kliennya adalah karena tekanan batin dan berdampak psikologis.
Untuk ke depannya menurut Aziz, mereka akan taat akan aturan yakni wajib lapor. Saat ditanya apakah akan memberikan perlawanan hukum semacam praperadilan, menurut dia hal itu belum ada niatan.
"Tidak ada tempuh upaya hukum alternatif lain yang memang bisa jadi opsi, karena kita anggap kita menghormati untuk mengungkap kebenaran. Ya Alhamdulillah diterima permohonan (penangguhan) kita terkait kemanusiaan," tukas dia. (elf/JPG)
sumber:jawapos.com

0 comments:
Post a Comment