jpnn.com, JAKARTA - Luis Milla sudah menetapkan nama-nama pemain yang dianggap layak membela Timnas Indonesia di ajang SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Agustus mendatang.
Mayoritas
pemain yang dia kantongi itu adalah para pemain yang ikut dalam seleksi
tahap ketiga Timnas U-22 di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci,
Tangerang - Banten, yang berakhir, kemarin (9/3).
Hanya saja, pria asal Spanyol itu mengatakan bahwa dia masih menunggu momentum yang tepat untuk mempublikasikanya.
Alasannya, dia harus mendiskusikannya dengan para asisten pelatinya di timnas.
"Tapi, setelah final piala presiden, nama- nama pemain sudah diumumkan oleh Milla," kata Bima Sakti, asisten pelatih timnas.
Menurut
Bima, kajian yang dilakukan oleh tim pelatih saat ini, tidak hanya
kepada pemain pemain yang ikut dalam seleksi tahap ketiga.
Melainkan pemain yang juga ikut dalam seleksi tahap kedua dan ketiga.
Itu tidak lain, karena rata-rata pemain yang ikut dalam tahapan seleksi tersebut memiliki kualitas yang hampir mirip.
"Jujur, kami kesulitan karena semuanya
bagus. Terutama pemain gelandang dan sayap, Milla suka dengan cara
mereka bermain serta visi sepak bola yang sangat bagus," jelas Bima.
"Jadi,
mungkin tidak akan ada pencoretan, tapi pemain yang tidak masuk dalam
tim dikembalikan ke klub dan mereka akan dipanggil kembali kalau
dibutuhkan," papar dia.
Nah, para
pemain yang dipanggil ke Timnas nanti, kemudian akan mengikuti program
pemusatan latihan yang akan dimulai pada pertengahan Maret nanti.
Tapi, lanjut Bima, pemusatan latihan itu hanya berlangsung sepekan atau sekitar 10 hari.
Dengan alasan, Milla tidak begitu suka dengan pemusatan latihan jangka panjang.
Setelah
itu, tim pelatih berencana akan membidik sejumlah klub kasta tertinggi
tanah air untuk menjadi lawan latih tanding pada akhir Maret nanti.
Itu setelah rencana ujicoba melawan Timnas Myanmar yang dijadwalkan pada 25 dan 27 Maret nanti.
Targetnya, para pemain harus terbiasa dengan pertandingan sebenarnya.
Sementara itu, Nasir, gelandang serang Arema FC mengaku puas dengan jalannya seleksi tahap ketiga tersebut.
Dia bahkan optimistis bisa lolos dalam skuad tim besutan Luis Milla yang diproyeksi ke SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 itu.
"Apalagi saya juga sudah dipanggil sejak seleksi tahap kedua," kata Nasir.
Nasir sebenarnya sudah memiliki pengalaman dalam mengikuti seleksi Timnas U-23 proyeksi SEA Games 2015 lalu.
Namun, dia tersingkir karena kalah kualitas dari pemain lainya.
"Saat
itu banyak pemain senior juga yang ikut seleksi, sementara saya sendiri
yang junior. Apalagi, dulu saya masih memperkuat Persatu Tuban yang
hanya tim Divisi Utama," timpal Nasir. (ben)
Sumber : Jpnn.com

0 comments:
Post a Comment