UNESCO Segera Tetapkan Ciletuh sebagai Global Geopark

UNESCO Segera Tetapkan Ciletuh sebagai Global Geopark 

Pemerintah optimis dalam waktu dekat, obyek wisata alam Geopark Ciletuh bakal segera ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG). Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan, pihaknya kini tinggal melengkapi dokumen dan syarat pengukuhan UGG. Di antaranya akses jalan, rambu-rambu, papan informasi lokasi wisata, pengembangan konservasi dan pengembangan edukasi masyarakat.

"Udah nggak ada masalah. Mereka memberikan petunjuk yang mesti dipersiapkan, jadi kita siapkan," ucap Aher di Gedung Sate, Senin (6/2).

Gubernur menyebut, untuk setiap pengukuhan, Indonesia diberikan kesempatan mengajukan dua lokasi untuk diajukan sebagai Geopark Internasional. Untuk kali ini Indonesia mengajukan Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu dan Gunung Rinjani.

Namun kata dia, karena ada beberapa syarat yang belum terpenuhi oleh pengelola Gunung Rinjani, akhirnya hanya Ciletuh yang siap dan jadi kontestan tunggal.

"Karena ini (Ciletuh) mewakili Indonesia satu-satunya, kita serius menyiapkan, karena tim penilai dari UNESCO akan datang sekitar bulan April-Mei," ucapnya.

Lanjut dia, saat ini pihaknya pun terfokus dalam pembangunan akses jalan menuju beberapa kawasan destinasi wisata Geopark Ciletuh. Pada tahap awal Pemprov akan segera membangun akses jalan dari Loji menuju Palangpang, hingga Puncak Dharma.

Kemudian, pada tahap selanjutnya akan membangun jalan sepanjang pesisir pantai hingga ujung genteng. "Untuk tahun ini kita bangun 33 km, nanti kalau sampai ke Ujung Genteng tambah 8 km lagi," jelasnya.

Disinggung mengenai anggaran, Pemprov tengah menyiapkan dana sekitar 217 miliar. Di mana 200 miliar untuk pembangunan jalan, dan 17 miliar untuk kelengkapan fasilitas pendukung lainnya. "Total anggaran 217 miliar termasuk lain-lainnya," ujar Aher.

Perlu diketahui, untuk diajukan sebagai UGG,  wilayah Geopark mesti dikukuhkan sebagai Geopark Nasional terlebih dahulu. Dan dua tahun setelah ditetapkan sebagai Geopark Nasional, maka pemerintah dapat mengajukan menjadi Geopark Internasional kepada UNESCO. Ciletuh sendiri, telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional pada tahun 2015 yang lalu, dan diharapkan akhir tahun ini, Citeluh masuk dalam Global Geopark Network.(jar/rmol/mam/JPG)
sumber:jawapos.com
Share on Google Plus

About Enter Bogor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment