Awalnya Dipukul, Setelah Polisi ke TKP, Tukang Ojeknya Sudah Tewas

Awalnya Dipukul, Setelah Polisi ke TKP, Tukang Ojeknya Sudah Tewas


Kembali tukang ojek menjadi korban pembunuhan. Seorang pria bernama Sakkar alias Ado (22) ditemukan tewas dengan luka bacok di kepala di Kampung Kunga, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Jumat (27/1). Korban yang tinggal di Kampung Amarigu, selama ini diketahui sebagai tukang ojek di Ilaga.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. A.M Kamal yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tewasnya seorang tukang ojek di Kabupaten Puncak Jaya. “Kami masih dalami apakah motifnya kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal atau pembunuhan yang direncanakan,” jelas Kamal sebagaimana dilansir dari Cendrawasih Pos (Jawa Pos Group), Senin (30/1).

Kasus tewasnya Sakka alias Ado menurut Kamal pertama kali diketahui dari laporan seorang karyawan salah satu perusahaan di Kabupaten Puncak. Saksi mengaku melihat seorang tukang ojek dipukul di Kampung Kunga sekitar pukul 14.00 WIT.

“Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti 6 anggota Brimob yang bertugas di Gome. Anggota Brimob yang dipimpin Bripka Moses didampingi seorang warga melakukan pemantauan di lokasi yang dilaporkan,” ungkapnya.

Saat tiba di lokasi sekitar pukul 14.15, tim menurut Kamal menemukan korban tergeletak di jalan di Kampung Kunga dengan kondisi tak bernyawa. Sekitar 500 meter dari jenazah korban, tim menemukan motor milik korban. “Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Ilaga. Saat ini anggota di Polsek Ilaga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya,” jelasnya.

Disinggung tentang adanya aksi mogok yang dilakukan tukang ojek di Kabupaten Puncak terkait kasus ini, Kamal mengakui ada sedikit rasa tidak puas dari tukang ojek yang ada di Kabupaten Puncak sehingga mereka melakukan aksi mogok. Namun secara keseluruhan, kondisi kamtibmas di Kabupaten Puncak aman terkendali.(jo/nat/sad/JPG)
sumber:jawapos.com
Share on Google Plus

About Enter Bogor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment