
Berperan sebagai Aida dalam film Benyamin: Biang Kerok dikatakan aktris pendatang baru di dunia perfilman tanah air, Delia Husein adalah anugerah. Pasalnya, dara 19 tahun ini tak menyangka lolos casting dan langsung bermain dalam film besar yang juga melibatkan aktor dan aktris besar juga.
"Aku bersyukur banget karena aku tahu banyak banget artis-artis pendatang baru yang ikut casting. Yang mungkin sudah bintangi beberapa film juga siapa yang nggak mau meranin Aida. Ini film pertamaku juga terus bisa adu akting sama mas Reza Rahadian, babe Rano Karno, Tante Meriam Belina dan Lidya Kandau, mpok Omas. Aku yang masih super fresh kali ya," ungkapnya saat berkunjung ke kantor JawaPos.com, Senin (12/2).
Lalu, bagaimana dara yang memiliki darah Betawi ini bisa terjerumus ke dunia akting? Delia mengaku bakatnya mulai diasah sejak umur 3 tahun. Dia kerap diikutsertakan lomba peragaan busana oleh sang ibu.
Dari pengalamannya memenangkan sejumlah ajang fashion show anak, dia mulai membintangi sejumlah iklan dan sempat bermain dalam sinetron walaupun bukan peran utama. Tetapi, passion-nya dalam bermusik membuatnya lebih aktif melatih kemampuannya bermain alat musik.
"Kebetulan aku main instrumen juga, nyanyi juga itu otodidak. Aku main gitar dan piano, aku lihat dari YouTube, kan sekarang banyak. Dan alhamdullilah bisa," ungkapnya.
Dari minatnya bisa bermain alat musik, Delia mengaku mulai sangat menyukai bernyanyi. Bahkan, dia mengaku memiliki beberapa lagu yang belum sempat dirilisnya karena harus berakting dalam film Benyamin: Biang Kerok.
"Aku memang waktu itu, ada beberapa lagu tapi belum rilis single. Jadi, tadinya aku lebih serius ke nyanyi tapi ketika ikut casting ini kenanya yang ini duluan rezekinya, alhamdullilah," ujarnya.
Melalui bakatnya bernyanyi tersebut, Delia mengaku tidak mengalami kesulitan ketika melakukan casting untuk film Benyamin: Biang Kerok, walaupun tidak ada tes vokal.
Demikian juga, dia mengaku tidak mengalami kesulitan ketika memerankan karakter Aida yang mewajibkannya luwes dalam bernyanyi dan menari.
"Peran aku sebagai Aida. Aida itu karakternya wanita muda yang cukup berbakat, terkenal dengan wajah yang menarik, cantik. Punya suara yang merdu. Dia nanti di sini ada konflik sama pak Said dan si bang Pengki. Jadi, nanti aku akan dilema antara cinta atau karier," jelasnya.
Namun, beradu akting dengan aktor kenamaan seperti Reza Rahadian bukan perkara mudah. Delia mengaku sempat gugup di awal. Tetapi, beruntung Reza yang dianggapnya sebagai kakak tersebut banyak membimbingnya.
"Ada satu scene di rumah susun dan itukan cuaca panas banget. Di situ, aku harus terlihat happy ketika lagi bermesraan dengan dia (Reza Rahadian). Tetapi, aku kayak kurang happy, mungkin kurang fokus. Dia bilang begini, "what makes you happy?" Terus aku bilang musik. Dia bilang kamu bayangin sepanjang kita jalan kamu lagi dengerin musik favorit kamu. Se-simple itu tapi menurut aku yang kayak gitu yang sangat membantu," kenangnya.
Demikian juga, aktor dan aktris senior lainnya, diakuinya sangat membantu. Seperti, Rano Karno, Meriam Belina, dan Lidya Kandau. Sedangkan, latar belakang keluarganya yang asli Betawi membuatnya lebih mudah mendalami karakter Aida.
Lalu bagaimana kesehariannya mahasiswi fakultas hukum Universitas Trisakti ini? Pemilik nama lengkap Delia Husein Suheindra ini mengaku memang lekat dengan budaya Betawi. Terutama, menyangkut makanan.
Tanpa malu, Delia mengaku sangat menyukai pete dan jengkol yang identik sekali dengan masyarakat asli Jakarta.
"Aku suka kerak telor. I love food. Mama ku jago banget bikin soto betawi. Aduh ikan pindang. Aku tuh pemakan segala, jengkol, pete aku makan. Pare aku makan. Aku nggak yang jijik bau. Asal tahu diri aja, besok mau syuting malam (jangan) makan. Nanti kasihan kan (yang lain)," ujarnya.
Selain itu, dara kelahiran 5 Oktober 1998 ini mengaku gemar mengenakan batik. Sebab, dianggapnya menyempurnakan dan mempermanis setiap penampilannya.
"Aku kondangan selalu pakai batik karena jadi manis wanita Indonesia. Tinggal atasannya aja gitu. Kadang, aku cuek pakai tanktop tapi bawahnya batik. Itu juga bisa kan," ungkapnya.
Oleh karena itu, dia mengaku kerap tak bisa menahan keinginan berbelanja jika melihat kain batik yang bagus. Walaupun, mayoritas koleksi batiknya di beli di Jakarta.
Ingin lebih akrab dengan dara cantik ini? Jangan lupa, ajak dia makan masakan khas Betawi dan berikan kain batik.
Sumber : jawapos.com
0 comments:
Post a Comment