Wanita Mana yang Tak Luluh Dilamar Seperti Ini...
jpnn.com - Timothy Chee (25) sudah merasa Candice Catherine (25) akan menjadi jodohnya, hanya satu minggu setelah mereka berkencan.
Mereka bertemu di Maroubra Beach, New South Wales, Australia pada 2009, dalam sebuah acara nongkrong teman-teman mereka.
Pada minggu kedua, Timothy mulai mengirim surat cinta. Untaian katanya dimulai dengan huruf W. Ya, W kapital. Selama tiga tahun berikutnya, Candice kemudian menerima 13 lembar surat cinta dari Timothy.
Surat kedua dimulai dengan huruf I, kapital. Surat ketiga dimulai dengan huruf L, lalu berturut-turut L, Y, O, U, M, A, R, R, Y, M dan terakhir E.
"Tim dan saya tinggal tidak begitu jauh. Namun kami berkirim surat untuk mencurahkan isi hati ke dalam kertas agar bisa dikenang kembali," kata Catherine seperti dilansir dari Daily Mail Australia.
Mereka bertemu di Maroubra Beach, New South Wales, Australia pada 2009, dalam sebuah acara nongkrong teman-teman mereka.
Pada minggu kedua, Timothy mulai mengirim surat cinta. Untaian katanya dimulai dengan huruf W. Ya, W kapital. Selama tiga tahun berikutnya, Candice kemudian menerima 13 lembar surat cinta dari Timothy.
Surat kedua dimulai dengan huruf I, kapital. Surat ketiga dimulai dengan huruf L, lalu berturut-turut L, Y, O, U, M, A, R, R, Y, M dan terakhir E.
"Tim dan saya tinggal tidak begitu jauh. Namun kami berkirim surat untuk mencurahkan isi hati ke dalam kertas agar bisa dikenang kembali," kata Catherine seperti dilansir dari Daily Mail Australia.
Ya. Jika surat itu ditempatkan bersama-sama, tampak jelas rangkaian kata gabungan semua huruf awal kapital semua surat Timothy. WILL YOU MARRY ME
"Itu sangat mengejutkan saya. Saya benar-benar lengah," kata Candice
Sebelum mengungkap lamaran superromantis melalui huruf kapital di awal 14 surat itu, Timothy mengajak Candice liburan.
"Saya bangun di pagi hari 16 Desember 2015, dengan surat berikutnya. Saya diminta untuk berpakaian dan hanya keluar saat saya sepenuhnya siap. Begitu saya membuka pintu, saya menemukan kelopak mawar dan lilin di mana-mana. Hati saya berdetak kencang dan saya tahu saat itu datang," kenang Candice.
"Dia duduk dengan saya di ruang tamu, dengan semua surat-surat yang dia tulis kepada saya selama ini di atas meja. Kami membacanya kembali satu per satu. Setelah kami membaca semua. Kemudian dia dengan hati-hati mengatur surat-surat itu dan meminta saya untuk melihatnya," ujar Candice.
Ketika ia akhirnya sadar dan melihat pesan itu, Candice langsung menangis. WILL YOU MARRY ME. "Dia sangat romantis," tutur Candice.
Pada hari pernikahan, Timothy masih menyimpan satu lagi kejutan romantis. "Dia menyanyikan lagu yang ditulisnya untuk saya yang dia buat dua bulan setelah kami mulai berkencan. Jadi dia telah menyimpan sepotong musik selama bertahun-tahun," kata Candice. (adk/jpnn)
Sumber:jpnn.com


0 comments:
Post a Comment