Zetizen.com – Sebagai salah satu motor 1000CC dengan
performa paling baik dijalanan, BMW 1000RR banyak disukai para penggila
kecepatan. Namun, seolah nggak cukup, Steven Decaluwe dari Motokouture
Motorcycles ternyata masih melakukan eksperimen dengan motor ini hingga
meningkatkan performanya menjadi lebih gahar.
Dengan total output power sebesar 199 HP (tenaga kuda), BMW
1000RR punya keluaran tenaga paling besar dibanding motor berkubikasi
serupa dari pabrikan lain. Mesinnya pun bisa dipacu hingga hampir 15
ribu RPM sebelum mencapai redline. Sebagai perbandingan, Yamaha
YZF-R1 keluaran 2015 hanya mampu mengeluarkan tenaga sebanyak 162 HP.
Sedangkan Honda CBR 1000 keluaran tahun 2012 mampu mengeluarkan tenaga
hingga 171 HP berdasarkan spek resmi.
Untuk mengupgrade tenaga dari BMW 1000 RR, Steven menginstal sebuah
set Turbocharger. Melihat seberapa besar tenaga yang dihasilkan pada
keadaan standar, penambahan turbocharger ini tentunya termasuk ide yang
cukup 'gila'.
“ aku ingin membuktikan bahwa Chasis dan kelistrikan dari motor ini sangat ekstrim. Bahkan mereka mengclaim bisa menjinakkans ebuah turbocharger,” ucapnya
Setelah berminggu-minggu mempelajari motor tersebut, akhirnya, Steven menginstall Garret Turbocharger dengan electronic actuator
yang terhubung dengan ECM. Dalam pemasangannya, Steven berusaha membuat
komponen turbo ini nggak terlihat mata. Ia meletakkannya di dekat tanki
bensin yang ia custom sendiri dan air box.
Untuk menjinakkan tambahan kompresi diruang bakar akibat penambahan
komponen turbo, Steve lantas menurunkan kompresi mesin dari semula 13:1
ke angka 9:1. Dengan upgrade yang terbilang cukup banyak tersebut, BMW
1000RR kreasi Steve mampu memuntahkan tenaga sebesar 296HP dengan torsi
maksimal 145 Nm di 9100 RPM. Untuk kecepatannya, steve pernah mencoba
hingga 319 km/h yang hanya ia tempuh dengan 4 gigi. Sedangkan motor ini
memiliki 6 gigi. Bisa membayangkan bakal secepat apa motor ini di posisi
gigi terbesarnya?
Selain merubah kompresi di dapur pacu, steve juga menginstal
perangkat lain. Sebab, Turbo tentu membutuhkan asupan udara yang lebih.
Tambahan itu ia wujudkan dengan membuat sebuah air intake diantara dua
headlight yang langsung masuk ke jantung mesin. Selain itu, ia juga
menambahkan fairing khusus untuk mengusung aerodinamika agar motor
tersebut tak terbang ketika digunakan.
Selain itu, di bagian swing arm dan kaki-kaki, ia menginstal ceramic
coated fiber fork tubes dimana fungsinya adalah meredam tenaga tambahan
agar tidak over dan makin menjadi liar. Set rem Bonnamici juga diinstal
di bagian belakang. Dan ternyata dengan setting seperti ini bisa
memangkas bobot motor dari 207 Kg menjadi 196 Kg.
VDC#92/MK30 menjadu nama kuda besi liar milik steve. Nama ini ia
ambil sebagai tribut untuk temannya yang merupakan seorang pembalap
yaitu Vick De Cooremeter yang kehilangannya nyawanya di tahun 2014.
Source: Bikexif
Edited by: Bogiva

0 comments:
Post a Comment