JAKARTA, KOMPAS.com - Harga bahan pangan pokok di
Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, terus alami penurunan harga.
Harga cabai rawit merah pada bulan Februari sempat melejit hingga Rp
150.000 per kilogram, kini hanya Rp 53.000 per kilogram.
Sejumlah pihak bahkan memprediksi harga cabai rawit merah akan kembali turun dalam beberapa hari kedepan.
Staf Usaha dan Pengembangan Pasar Induk Kramat Jati, Suminto
mengatakan, penurunan harga tersebut disebabkan oleh pasokan cabai rawit
merah yang terus bertambah setiap harinya.
"Sekarang harga cabai rawit merah tinggal Rp 53.000 per kilogram dari
kemarin Rp 63.000 per kilogram, nanti harapannya sampai 25.000 per
kilogram, pasokannya bertambah sekarang, ada 23 ton per hari cabai rawit
merah, harapannya bisa sampai 35 ton per hari," ujar Suminto kepada Kompas.com, Kamis (23/3/2017).
Suminto menilai, dengan kisaran harga Rp 25.000 hingga 50.000 per kilogram, petani hingga pedagang sudah mendapatkan untung.
"Harga segitu artinya sudah sedang, petani bisa untung, pedagang juga
sudah untung, dan ibu rumah tangga juga tidak berat," paparnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Spudnik Sujono mengatakan saat ini harga aneka jenis cabai tengah alami penurunan harga.
Menurut Spudnik penurunan harga cabai terkait perbaikan produksi
cabai akibat cuaca yang membaik dan pengetatan jalur distribusi oleh
pihak Kepolisian dan Kementan.
"Dengan cuaca membaik dan produksi (aneka cabai) semakin normal, dan semuanya (harga) memang cenderung turun," ujar Spudnik.
Sumber : Detik.com

0 comments:
Post a Comment