JAKARTA, KOMPAS.com - Skytrax baru saja
mengumumkan hasil World Airport Awards 2017. Dengan demikian, Skytrax
memberikan peringkat terhadap 100 bandara yang dipandang sebagai bandara
terbaik di dunia.
Mengutip situs resmi World Airport Awards, Jumat (24/3/2016), The
world's Top 100 Airports tahun 2017 dipilih oleh para pengguna
transportasi udara di seluruh dunia. Periode survei berlangsung pada
tahun 2016 dan 2017.
"Penghargaan World Airport Awards adalah penghargaan paling
prestisius bagi industri kebandarudaraan, dan sebagai acuan global
layanan bandara terbaik yang dikenal dengan Passengers Choice Awards,"
tulis Skytrax.
Bandara Internasional Changi Singapura kembali menempati peringkat pertama bandara terbaik di dunia sejak tahun 2016 lalu.
Bandara Internasional Haneda Tokyo Jepang
naik dari peringkat 4 tahun lalu menjadi peringkat 2 tahun ini dan
Bandara Internasional Incheon Korea Selatan turun dari peringkat 2 tahun
lalu menjadi peringkat ketiga tahun 2017.
Bandara Munich Jerman berada pada peringkat 4, disusul oleh Hong Kong Internasional Airport pada peringkat 5.
Adapun Bandara Internasional Hamad berada pada peringkat 6, Bandara
Centrair Nagoya pada peringkat 7, dan Bandara Zurich pada peringkat 8.
Bandara Heathrow di Inggris dan Bandara Frankfurt Jerman masing-masing berada pada peringkat 9 dan 10.
Yang membanggakan adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten
masuk jajaran 50 besar peringkat bandara terbaik di dunia. Bandara
kebanggaan Indonesia tersebut berada pada peringkat 44 pada tahun 2017
ini.
Peringkat tersebut naik signifikan dari peringkat 63 pada tahun 2016
lalu. Bandara berkode CGK tersebut kalah dari Bandara Internasional
Kuala Lumpur, Malaysia yang berada pada peringkat 34.
Bandara Soekarno-Hatta juga kalah dari Bandara Suvarnabhumi Bangkok, Thailand yang berada pada peringkat 38.
Kepuasan Konsumen
Skytrax World Airport Awards tahun 2017 memeringkati kepuasan
konsumen terhadap bandara di seluruh dunia. Penghargaan ini didasarkan
pada 13,82 juta responden survei dari 105 kewarganegaraan. Survei
dilakukan pada Juli 2016 hingga Februari 2017.
Survei yang dilakukan Skytrax mencakup 550 bandara di seluruh dunia,
dengan aspek yang dinilai antara lain check in keberangkatan,
kedatangan, penerbangan lanjutan, area belanja, keamanan, dan imigrasi.
Sumber : Kompas.com

0 comments:
Post a Comment