Rutilahu di Desa Cimanggu Kabupaten Sukabumi Semakin Mengkhawatirkan


SUKABUMI – Keberadaan rumah tidak layak huni (rutilahu) di Desa Cimanggu Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi cukup mengkhawatirkan.

Pasalnya, di desa tersebut tidak kurang ada sekitar 200 sampai 300 rumah tidak layak huni yang harus direnovasi. Sayangnya, renovasi yang akan dilakukan pemerintah hanya 35 rumah.

Padahal jika melihat kondisi yang ada, pembangunan rutilahu tersebut seharusnya bisa berjumlah lebih.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Desa Cimanggu, Mulyadi menjelaskan, keberadaan rutilahu di desanya masuk kategori cukup banyak jika dibandingkan dengan desa lain.

Meski begitu, dirinya bersama aparatur desa sejak 2013 silam telah beberapa kali mengajukan program rutilahu.

“Kita mencatat ada sekitar 200 rumah lebih rutilahu di wilayah desa. 35 di antaranya kemungkinan 2017 akan dibangun,” paparnya kepada Radar Sukabumi, Rabu (22/3/2017).


Menurut Mulyadi, kuota bantuan dari program rutilahu pemerintah memang dinilai belum memberikan dampak solusi bagi keseluruhan masyarakat.

Khususnya warga yang memiliki rumah tidak layak. Hal ini, diperlihatkan dari jumlah persentase bantuan yang menerima tidak setengahnya dari jumlah rutilahu yang ada.

“Dari pengajuan yang diajukan sebelumnya, persentase jumlah cukup jauh. Jadi, harus sabar juga karena faktanya seperti itu,” terangnya.

Untuk itu, Mulyadi meminta, bagi warga masyarakat yang belum mendapat jatah untuk dibantu perlu bersabar terlebih dahulu. Artinya, jangan ada kecemburuan sosial.

Lantaran, kata Mulyadi, kebijakan penetapan sepenuhnya diberikan kepada pemerintah untuk renovasi.

“Kita sih minta, dari jumlah rumah yang belum dibantu bisa bersabar dan jangan ada kecemburuan. Karena kemungkinan nanti akan mendapat peluang yang sama,” terangnya.
(cr10/rdrsmi)

sumber:POJOKJABAR.com,
Share on Google Plus

About Enter Bogor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment