Zetizen.com – Selama ini, Bandung,Yogyakarta maupun
Jakarta boleh jadi dikenal sebagai pusatnya kustom motor. Tapi siapa
sangka kalau Surabaya ternyata juga nggak kalah jago urusan kustomisasi
kendaraan yang satu ini.
Nah, Tim Zetizen baru aja berkunjung ke Minority Custom, salah satu
spesialis kustom motor di Kota Pahlawan ini. Kebetulan mereka baru aja
ngerampungin dua caferacer yang keren dan rapi banget hasil kustomnya. Nih hasilnya. (aw/giv)
Silver GL100 tahun 1979
Buat Dani Purwo Setyo , motor ini boleh jadi merupakan motor pertama
yang didapat dari hasil keringat sendiri. Tapi untuk urusan kustomisasi,
ia nggak ragu buat memilih Minority sebagai rujukan bengkel kustom
untuk sang motor kesayangan. "Saya emang pengen buat
caferacer. Soalnya tertarik banget sama history, juga bentuk penutup
lampunya yang unik banget. Akhirnya mutusin buat nge-kustom motor jadi
caferacer juga," Ujarnya semangat.
Nah, karena mengambil aliran caferacer, motor lawas lansiran
honda ini benar-benar dirombak total. Dari sektor mesin misalnya.
Hilang sudah blok mesin asli bawaan motor keluaran tahun 1979 ini.
Sebagai gantinya, ruang mesin diisi mesin Honda Tiger berkapasitas
200cc.
Meski mengalami engine swap, motor masih mempertahankan
rangka asli. Sebab, rangka GL100 yang terbilang lurus dirasa sudah ideal
untuk mendukung keseluruhan tampilan konsep. Perubahan pada bodi banyak
terlihat pada sektor tangki, knalpot, arm handle sampai shock breaker depan. Semuanya dibuat kustom oleh Minority.
Nah untuk menambah kesan garang khas caferacer, ukuran ban depan dan belakang diubah jadi ukuran 400-18 dan 450-18.
Hasilnya, jadilah GL100 caferacer yang tetap memperlihatkan nuansa klasik. Hal itu dimaksudkan agar motor ini juga tetap nyaman dipakai sehari-hari. Dengan budget total berkisar 16 juta rupiah, bisa dibilang hasil akhir yang didapat Dani benar benar memuaskan. Bravo!
Scorpio 225cc tahun 2008
Hampir sama dengan Deni. Meskipun sang empunya motor berasal dari
Jakarta, Erwin Hawinanta udah terlanjur jatuh hati sama garapan Minority
sejak melihat feed mereka di Instagram. Makanya dia
mempercayakan pengerjaan motor kustom pertamanya ini jauh-jauh ke
Surabaya. "Awalnya mutusin buat kustom sampai ke sini karena waktu itu
saya ada kunjungan kerja jadi sekalian main-main ke Minority. Nah dari
situ tertarik sama konsep yang ditawarin, jadi ya putusin buat kesini
meski waktu itu belum paham banget soal motor," Terangnya.
Buat pengerjaannya, Erwin juga memilih konsep caferacer yang
cocok dengan postur orang Asia yang nggak seberapa tinggi. Lagi lagi
supaya hasil jadinya tetep bisa dikendarai dengan nyaman.
Namun, karena kubikasi mesin bawaan motor satu ini udah cukup besar,
Minority nggak melakukan perubahan pada sektor mesin. Perombakan
difokuskan pada sektor penampilan body dan kaki kaki.
Perubahan cukup signifikan terlihat pada penggantian ban ukuran besar khas caféracer. Ban depan dan belakang masing masing diperbesar ke ukuran 400-18 dan 450-18.
Nah, khusus perombakan pada bagian badan motor, Minority memberikan sentuhan spesial. Sebab, Rata rata parts yang digunakan dalam pengerjaan motor ini diimpor dari luar negeri. Mulai dari headlamp,lampu sein,stoplamp,knalpot sampai tangki dipesan khusus menggunakan produk aftermarket Harley-Davidson. Sementara untuk finishing body dan cover mesinnya dibuat khusus oleh Minority Custom.
Dengan finishing berwarna cokelat kayu, pengerjaan motor milik Erwin
ini terlihat benar benar rapi dan garang. "Nggak cuma hasilnya yang
keren, asiknya kustom juga dari prosesnya. Terutama dari perubahan
bentuk motor yang standar sampe hasil jadinya yang keren banget dan
beda" Imbuh Erwin.
Sumber : Zetizen.com

0 comments:
Post a Comment