MAJALENGKA – Isu penculikan rupanya tidak main-main. Salah satu remaja berinisial SP (15) asal Karawang jadi korbannya. Orang tua SP tiba-tiba panik saat mengetahui anaknya tidak kunjung pulang.
SP diketahui menghilang sejak Selasa (21/3/2017) pagi dan baru kembali pulang Rabu (22/3/2017) malam.
“SP mengaku dibawa oleh orang yang tidak dikenal,” kata Kasubag Humas Polres Karawang, Marjani Kamis (23/3/2017).
Dari pengakuan korban, saat itu korban habis membeli makan di Mc Donalds yang ada di Grand Trauma, Karawang Barat. Makanan tersebut diketahui untuk dibagikan kepada santri di majelis.
Namun, saat korban pulang dengan motor, korban malah didekati oleh tiga orang pria yang tidak dikenal.
“Saat itu korban menggunakan motor scoopy lalu dibawa ke dalam mobil,” terangnya.
Saat sadar korban tidak lagi berada di wilayah rumahnya, melainkan di Bandung. Beruntung dia bertemu dengan orang yang berbaik hati memberinya ongkos pulang. Setelah ditelusuri, korban ternyata dianiaya di dalam mobil oleh pelaku.
“Setelah dianiaya korban terjatuh pingsan,” pungkasnya.
Korban merupakan siswi kelas X SMA Islam Terpadu Harapan Umat. Menurut kepala sekolah SMAIT Harapan Umat siswinya tersebut bukan hanya dianiaya, tapi motornya juga dicuri.
“Di tubuh SP terbdapat luka lebam akibat benda tumpul,” ucapnya.
Kini polisi tengah mendalami dan menyelidiki atas kasus yang dialami remaja tersebut.
(ana/pojokjabar)
sumber:POJOKJABAR.com,
SP diketahui menghilang sejak Selasa (21/3/2017) pagi dan baru kembali pulang Rabu (22/3/2017) malam.
“SP mengaku dibawa oleh orang yang tidak dikenal,” kata Kasubag Humas Polres Karawang, Marjani Kamis (23/3/2017).
Dari pengakuan korban, saat itu korban habis membeli makan di Mc Donalds yang ada di Grand Trauma, Karawang Barat. Makanan tersebut diketahui untuk dibagikan kepada santri di majelis.
Namun, saat korban pulang dengan motor, korban malah didekati oleh tiga orang pria yang tidak dikenal.
“Saat itu korban menggunakan motor scoopy lalu dibawa ke dalam mobil,” terangnya.
Saat sadar korban tidak lagi berada di wilayah rumahnya, melainkan di Bandung. Beruntung dia bertemu dengan orang yang berbaik hati memberinya ongkos pulang. Setelah ditelusuri, korban ternyata dianiaya di dalam mobil oleh pelaku.
“Setelah dianiaya korban terjatuh pingsan,” pungkasnya.
Korban merupakan siswi kelas X SMA Islam Terpadu Harapan Umat. Menurut kepala sekolah SMAIT Harapan Umat siswinya tersebut bukan hanya dianiaya, tapi motornya juga dicuri.
“Di tubuh SP terbdapat luka lebam akibat benda tumpul,” ucapnya.
Kini polisi tengah mendalami dan menyelidiki atas kasus yang dialami remaja tersebut.
(ana/pojokjabar)
sumber:POJOKJABAR.com,

0 comments:
Post a Comment