Percayalah! KPU DKI Tetap Bersikap Profesional
Ketua KPU DKI Sumarno dan Ketua Bawaslu Mimah Susanti, dinilai tidak menyalahi aturan dengan datang di rapat Tim Sukses Paslon Gubernur-Cawagub Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto meyakini KPU DKI Jakarta dan Bawaslu masih profesional dan independen.
"Saya sudah mengkonfirmasi langsung kepada Sumarno dan Mimah. Mereka menerima undangan dari Timses Ahok untuk mengikuti rapat kerja. Sebagai penyelenggara Pilkada yang baik, kedatangan Sumarno dan Mimah tidak melanggar peraturan, dan justru bagus untuk mensosialisasikan peraturan dan program KPU dan Bawaslu," ujar Sugiyanto, Senin (13/3).
Sugiyanto mengatakan, jika Sumarno dan Mimah tidak hadir memenuhi undangan, justru akan menimbulkan tudingan bahwa mereka memihak salah satu calon. "Sebaiknya persoalan ini tidak perlu dibesar-besarkan," kata dia.
Dia menjelaskan, munculnya polemik kehadiran Sumarno dan Mimah, menurutnya boleh jadi karena kesalahpahaman antara awak media dengan panitia timses Ahok-Djarot. Sebab, wajar rapat tertutup dan panitia melarang media masuk untuk meliput, untuk hal rapat kerja yang bersifat urusan internal Timses.
"Apabila rapat kerja itu dibuat terbuka dan awak media dibolehkan meliput, tentu tidak akan ada polemik seperti sekarang," terang dia.
Sugiyanto mengingatkan, agar kejadian ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggungjawab, yang ingin mengacaukan Pilkada putaran kedua. "Mari sama-sama kita menjaga situasi Pilkada tetap kondusif," tandas dia.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno tak khawatir soal netralitasnya karena kehadirannya dalam rapat internal yang digelar oleh tim pemenangan pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor pemilihan dua DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.
Sumarno menghadiri rapat tersebut bersama Komisioner KPU DKI Jakarta Dahliah Umar dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti. "Enggaklah, itukan silaturahim. Ada Bu Mimah juga, Ketua Bawaslu," kata Sumarno.
Selain itu, jawaban yang dilontarkan oleh Sumarno juga singkat. Sumarno mengaku diundang oleh pihak tim pemenangan Ahok-Djarot. "Diskusi saja. Terkait persiapan putaran kedua," kata Sumarno. (wok/yuz/JPG)
sumber:jawapos.com

0 comments:
Post a Comment