Penting! 7 Dampak Buruk Jika Salah Ukuran Bra
Wanita suka menggunakan bra berwarna-warni. Namun, sebaiknya hentikan memakai ukuran bta yang salah atau terlalu ketat, karena itu berbahaya. Boldsky, Jumat (17/3) menjelaskan efek bahaya akibat memakai ukuran bra yang salah. Bra yang ketat atau bra longgar tetap bisa berbahaya.
Jika menggunakan bra yang longgar dapat mempengaruhi ukuran payudara dan menyebabkan payudara kendur. Di sisi lain jika bra yang terlalu ketat tidak hanya membuat orang merasa tidak nyaman tetapi dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Kulit Merah
Bra terlalu ketat dapat menyebabkan kemerahan pada kulit. Hal ini juga akan menyebabkan kulit luka dan infeksi.
Mempengaruhi Pencernaan
Bra yang sangat ketat cenderung menekan diafragma. Bila ini dibiarkan lama dapat mempengaruhi pencernaan.
Mempengaruhi Saraf Limfatik
Memakai ukuran bra yang salah, terutama jika itu terlalu ketat dapat mempengaruhi saraf limfatik. Ketika pembuluh limfatik yang dikompresi atau ditekan, tidak akan mampu untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah studi terbaru yang dilakukan di Universitas Bristol.
Kanker Payudara
Mengenakan bra yang sangat ketat dapat mempengaruhi aliran darah ke payudara dan jika ini berlanjut untuk waktu yang lama mungkin menyebabkan kanker payudara.
Sakit Leher
Mengenakan bra yang ketat dapat menyebabkan ketegangan pada bahu sampai ke daerah leher dan rasa sakit yang hebat di punggung, leher serta tulang rusuk. Masalah ini lebih parah pada wanita yang memiliki payudara berukuran besar.
Sulit Bernapas
Bra terlalu ketat cenderung memberikan tekanan atau stres pada tulang dan otot. Hal ini menyebabkan sulit bernapas.
Kerusakan Jaringan Kelenjar Susu
Ketika bra terlalu ketat dapat mempengaruhi jaringan kelenjar susu. Ketika payudara terus menekan tulang rusuk, racun gagal dilepaskan, malah disimpan ke dalam kelenjar susu. Dalam jangka panjang dapat menempatkan menyebabkan risiko terkena kanker payudara. (cr1/JPG)
Wanita suka menggunakan bra berwarna-warni. Namun, sebaiknya hentikan memakai ukuran bta yang salah atau terlalu ketat, karena itu berbahaya. Boldsky, Jumat (17/3) menjelaskan efek bahaya akibat memakai ukuran bra yang salah. Bra yang ketat atau bra longgar tetap bisa berbahaya.
Jika menggunakan bra yang longgar dapat mempengaruhi ukuran payudara dan menyebabkan payudara kendur. Di sisi lain jika bra yang terlalu ketat tidak hanya membuat orang merasa tidak nyaman tetapi dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Kulit Merah
Bra terlalu ketat dapat menyebabkan kemerahan pada kulit. Hal ini juga akan menyebabkan kulit luka dan infeksi.
Mempengaruhi Pencernaan
Bra yang sangat ketat cenderung menekan diafragma. Bila ini dibiarkan lama dapat mempengaruhi pencernaan.
Mempengaruhi Saraf Limfatik
Memakai ukuran bra yang salah, terutama jika itu terlalu ketat dapat mempengaruhi saraf limfatik. Ketika pembuluh limfatik yang dikompresi atau ditekan, tidak akan mampu untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah studi terbaru yang dilakukan di Universitas Bristol.
Kanker Payudara
Mengenakan bra yang sangat ketat dapat mempengaruhi aliran darah ke payudara dan jika ini berlanjut untuk waktu yang lama mungkin menyebabkan kanker payudara.
Sakit Leher
Mengenakan bra yang ketat dapat menyebabkan ketegangan pada bahu sampai ke daerah leher dan rasa sakit yang hebat di punggung, leher serta tulang rusuk. Masalah ini lebih parah pada wanita yang memiliki payudara berukuran besar.
Sulit Bernapas
Bra terlalu ketat cenderung memberikan tekanan atau stres pada tulang dan otot. Hal ini menyebabkan sulit bernapas.
Kerusakan Jaringan Kelenjar Susu
Ketika bra terlalu ketat dapat mempengaruhi jaringan kelenjar susu. Ketika payudara terus menekan tulang rusuk, racun gagal dilepaskan, malah disimpan ke dalam kelenjar susu. Dalam jangka panjang dapat menempatkan menyebabkan risiko terkena kanker payudara. (cr1/JPG)
sumber:jawapos.com
Jika menggunakan bra yang longgar dapat mempengaruhi ukuran payudara dan menyebabkan payudara kendur. Di sisi lain jika bra yang terlalu ketat tidak hanya membuat orang merasa tidak nyaman tetapi dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Kulit Merah
Bra terlalu ketat dapat menyebabkan kemerahan pada kulit. Hal ini juga akan menyebabkan kulit luka dan infeksi.
Mempengaruhi Pencernaan
Bra yang sangat ketat cenderung menekan diafragma. Bila ini dibiarkan lama dapat mempengaruhi pencernaan.
Mempengaruhi Saraf Limfatik
Memakai ukuran bra yang salah, terutama jika itu terlalu ketat dapat mempengaruhi saraf limfatik. Ketika pembuluh limfatik yang dikompresi atau ditekan, tidak akan mampu untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah studi terbaru yang dilakukan di Universitas Bristol.
Kanker Payudara
Mengenakan bra yang sangat ketat dapat mempengaruhi aliran darah ke payudara dan jika ini berlanjut untuk waktu yang lama mungkin menyebabkan kanker payudara.
Sakit Leher
Mengenakan bra yang ketat dapat menyebabkan ketegangan pada bahu sampai ke daerah leher dan rasa sakit yang hebat di punggung, leher serta tulang rusuk. Masalah ini lebih parah pada wanita yang memiliki payudara berukuran besar.
Sulit Bernapas
Bra terlalu ketat cenderung memberikan tekanan atau stres pada tulang dan otot. Hal ini menyebabkan sulit bernapas.
Kerusakan Jaringan Kelenjar Susu
Ketika bra terlalu ketat dapat mempengaruhi jaringan kelenjar susu. Ketika payudara terus menekan tulang rusuk, racun gagal dilepaskan, malah disimpan ke dalam kelenjar susu. Dalam jangka panjang dapat menempatkan menyebabkan risiko terkena kanker payudara. (cr1/JPG)
Wanita suka menggunakan bra berwarna-warni. Namun, sebaiknya hentikan memakai ukuran bta yang salah atau terlalu ketat, karena itu berbahaya. Boldsky, Jumat (17/3) menjelaskan efek bahaya akibat memakai ukuran bra yang salah. Bra yang ketat atau bra longgar tetap bisa berbahaya.
Jika menggunakan bra yang longgar dapat mempengaruhi ukuran payudara dan menyebabkan payudara kendur. Di sisi lain jika bra yang terlalu ketat tidak hanya membuat orang merasa tidak nyaman tetapi dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Kulit Merah
Bra terlalu ketat dapat menyebabkan kemerahan pada kulit. Hal ini juga akan menyebabkan kulit luka dan infeksi.
Mempengaruhi Pencernaan
Bra yang sangat ketat cenderung menekan diafragma. Bila ini dibiarkan lama dapat mempengaruhi pencernaan.
Mempengaruhi Saraf Limfatik
Memakai ukuran bra yang salah, terutama jika itu terlalu ketat dapat mempengaruhi saraf limfatik. Ketika pembuluh limfatik yang dikompresi atau ditekan, tidak akan mampu untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah studi terbaru yang dilakukan di Universitas Bristol.
Kanker Payudara
Mengenakan bra yang sangat ketat dapat mempengaruhi aliran darah ke payudara dan jika ini berlanjut untuk waktu yang lama mungkin menyebabkan kanker payudara.
Sakit Leher
Mengenakan bra yang ketat dapat menyebabkan ketegangan pada bahu sampai ke daerah leher dan rasa sakit yang hebat di punggung, leher serta tulang rusuk. Masalah ini lebih parah pada wanita yang memiliki payudara berukuran besar.
Sulit Bernapas
Bra terlalu ketat cenderung memberikan tekanan atau stres pada tulang dan otot. Hal ini menyebabkan sulit bernapas.
Kerusakan Jaringan Kelenjar Susu
Ketika bra terlalu ketat dapat mempengaruhi jaringan kelenjar susu. Ketika payudara terus menekan tulang rusuk, racun gagal dilepaskan, malah disimpan ke dalam kelenjar susu. Dalam jangka panjang dapat menempatkan menyebabkan risiko terkena kanker payudara. (cr1/JPG)
sumber:jawapos.com

0 comments:
Post a Comment