jpnn.com -
Dokter Parianto SpOG, ketua tim medis operasi pengangkatan bayi di RSUD
Raden Mattaher, Jambi menjelaskan kasus nenek melahirkan bayi yang
membatu merupakan kejadian yang langka.
Di seluruh dunia, baru ditemukan 300 kasus dan di Jambi merupakan yang pertama.
Seizin keluarga pasien, di hadapan awak media, Parianto kembali membuka hasil operasi itu.
Sungguh mengejutkan, ditemukan rambut, bagian punggung bayi, serta lekukan yang menyerupai lengan.
"Karena
kekurangan makanan, bayi tersebut akhirnya mengecil dan mengeras hingga
membatu. Ini fenomena yang tidak lazim," ujarnya.
Bayi yang membatu itu masih berada di RSUD Raden Mattaher Jambi.
Dokter
Parianto menyatakan, berdasar diskusi bersama sang ibu dan keluarga,
bayi tersebut diamanahkan untuk disimpan pihak rumah sakit demi dunia
pendidikan.
Direktur Rumah Sakit
Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher drg Iwan Hermawan menerangkan bahwa
pasien perempuan itu dirawat di Instalasi Intensive Care Unit (IICU)
RSUD Raden Mattaher dan belum bisa dijenguk.
"Saat ini keadaanya baik dan masih dalam proses pemulihan," katanya.
Sementara itu, biaya pengobatan dan operasi perempuan tersebut ditanggung BPJS. Sebab, yang bersangkutan menjadi pesertanya. (nur/c24/ami/jpnn)
Sumber : Jpnn.com
0 comments:
Post a Comment