JAKARTA – Long weekend alias libur akhir pekan,
berbarengan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, membuat semua
tempat destinasi membludak. Salah satunya terjadi di Malang Raya.
Seperti diketahui, liburan telah mulai sejak Jumat (9/12) dan berakhir
Senin (12/12) hari ini. Berkah libur Maulid Nabi ini, hotel-hotel
dipenuhi tamu, homsetay masyarakat terisi dan tempat wisata melonjak
kunjungannya. Malahan, banyak wisatawan yang sudah memesan Hotel hingga
Tahun Baru 2017. Wow.
Ya, jalan raya mayoritas dipenuhi wisatawan. Mereka memadati jalur
Surabaya – Malang menuju Batu, beberapa dialihkan ke arah Kota Malang.
Kendaraan mobil pribadi dari berbagai daerah luar kota ‘menyerbu’ Malang
untuk menghabiskan masa liburan panjang ini, dengan pergi ke tempat
wisata di Malang Raya, Jawa Timur, terutama Kota Batu.
Kepadatan arus kendaraan ini, seperti yang terlihat di wilayah Malang
Utara. Sepanjang jalur mulai simpang tiga Karanglo – Singosari sampai
Kecamatan Lawang terlihat padat. Kendaraan harus berjalan merayap dengan
kecepatan di bawah 20 km per jam. Baik kendaraan dari arah Surabaya
ataupun sebaliknya yang menuju ke Surabaya.
Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Malang, Iptu Edi Purnama
mengatakan, kepadatan arus lalu lintas terjadi sejak Sabtu (10/12).
Kendaraan dari luar kota seperti Surabaya, Banyuwangi, Lamongan dan
Gresik terlihat sudah mulai berdatangan ke Malang. Tujuannya adalah
mengarah ke Kota Batu. “Sabtu malam peningkatan arus kendaraan sudah
terlihat sejak siang. Sore harinya kendaraan semakin menumpuk hingga
padat merayap. Kendaraan baru mencair tengah malam sekitar pukul 02.00,
semua tujuannya adalah wisata,” ungkap Edi Purnama.
Hal serupa terjadi di Puncak Bogor, hari kedua libur panjang, kondisi
arus lalu lintas menuju kawasan Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten
Bogor, mengalami kemacetan panjang.Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas
Polres Bogor, Iptu Anaga Subianto mengatakan arus kendaraan yang keluar
dari pintu keluar Tol Ciawi yang menuju Puncak mengalami kemacetan
hingga mencapai 7 Km.
Selain itu, tingkat hunian hotel di kawasan Puncak-Cipanas, Cianjur,
Jabar, meningkat pada libur panjang akhir pekan. Bahkan sejumlah hotel
yang memiliki puluhan kamar terisi penuh sampai Senin (12/12).General
Manager Hotel Zuri Rudolf H Menko melalui humasnya Iwan Boim mengatakan,
sejak Jumat (9/11) sore tingkat hunian hotel mulai meningkat, dan
hingga kini sudah terisi penuh.
“Hari ini sampai Senin, kamar terisi penuh. Tingkat hunian sudah
terlihat meningkat sejak Jumat sore. Wisatawan datang lebih cepat dari
jadwal libur karena tidak mau terjebak macet di jalur Puncak,” katanya.
Dia menuturkan, tingkat hunian akan terus meningkat pada libur akhir
pekan, hingga malam pergantian tahun. “Sebagian besar tamu pada libur
panjang akhir pekan ini, telah memesan untuk perayaan tahun baru,” kata
dia.
Hal senada terucap dari staf office hotel berbintang di Kawasan Pacet
dan Puncak. Sejak Sabtu tingkat hunian meningkat hingga 50% dan hari
ini, tingkat hunian mencapai 100%. Ratusan kamar hotel yang mereka
miliki sudah terisi penuh.
Untuk memanjakan wisatawan yang akan merayakan malam pergantian
tahun, tambah dia, pihak managemen akan mengadakan sejumlah acara mulai
dari perayaan natal hingga malam tahun baru, dengan mendatangkan artis
ibu kota dan sejumlah acara hiburan lainnya.Pengelola vila sewaan di
Kawasan Puncak, mengalami hal yang sama. Sebagian besar tamu yang datang
merupakan keluarga besar dari Jabodetabek yang hendak menghabiskan
libur panjang akhir pekan di villa.
Tidak terkecuali membludaknya wisatawan juga terjadi di Banten.
Hardomo, General Manager My Pisita Anyer Resort di kawasan wisata Anyer,
Kabupaten Serang, Sabtu (10/12/2016), mengatakan, di tempatnya,
terdapat 60 vila. “Semua vila sudah dipesan untuk libur panjang akhir
pekan ini. Para tamu mulai datang sejak Jumat kemarin,” katanya.Menurut
Hardomo, mereka akan pulang Senin siang mendatang. Setelah itu, tingkat
hunian My Pisita Anyer Resort diperkirakan kembali normal atau sekitar
20 persen. Tidak ada kenaikan tarif menginap di My Pisita Anyer Resort
selama libur panjang akhir pekan ini.
Tidak terkecuali terjadi juga di Kepulauan Seribu, Jakarta. Ketua
Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu, Micky Musleh mengatakan, seluruh
paket wisata di Pulau Pari, Tidung, Harapan dan Pramuka telah penuh
dipesan wisatawan sejak November lalu untuk akhir pekan dan Long
weekend. Meski demikian, warga di sana masih menyediakan tempat singgah
atau homestay bagi wisatawan yang tetap berencana liburan ke pulau.
Di Joglosemar, suasana libur panjang juga penuh dengan wisatawan,
baik nusantara maupun mancanegara. Jangan berharap bisa menembus Jl
Malioboro, Borobudur, Kaliuarang, Taman Pintar, Parang Tritis,
Pantai-Pantai dan Wisata Goa di Wonosari penuh sesak. Tempat camping di
Gunung Prau Wonosobo juga penuh dengan tenda berwarna-warni. Jalur
Semarang-Jogja, yang biasanya bisa ditempuh di bawah 3 jam, dalam tiga
hari terakhir harus dijalani 4-5 jam.
Menpar Arief Yahya berharap meskipun panuh dengan wisatawan, tetap
saja layanannya harus tetap baik. Saat ini customers sangat cerdas,
sangat digital, dan dengan mudah memberi testimoni apa saja di
TripAdvisor, FB, Twitter, Instagram dan aneka platform media social
lain. “Ya, Syukur Alhamdulillah, semua destinasi bisa ramai dikunjungi
wisman maupun wisnus. Itu menunjukkan bahwa pariwisata semakin kuat
menjadi backbone ekonomi bangsa ke depan,” ungkap Arief Yahya, Menteri
Pariwisata RI.(*)
wonderful.radarbgor.id

0 comments:
Post a Comment