Hari Ini Angkot di Bogor Bakal Mogok Total!

 
BOGOR – Angkot di Bogor bakal mogok total, kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Rakhmawati Oetih mengimbau sekolah-sekolah untuk menyiapkan armada bagi anak didiknya hari ini.

Musababnya, hari ini akan ada mogok total angkutan kota (angkot) di Kota dan Kabupaten Bogor.

“Info dari jajaran Organda. Juga kepada orang tua, kalau bisa anak-anak diantar-jemput. Karena kondisi angkutan belum stabil, dan keadaan cukup rawan.

Terutama yang jalur perbatasan kota dan kabupaten,” ujarnya kepada Radar Bogor (Pojoksatu.id Group) Senin (20/03/2017).

Kekhawatiran Rakhmawati lantaran kemarin banyak pelajar terlantar di jalan, sepulang sekolah.

Tak ada angkutan umum yang beroperasi sehingga mereka memilih jalan kaki. Tak hanya itu, mayoritas pelajar yang terlantar adalah siswa SMP.

“Anak SMA mah naik motor. Saya rumah di Dramaga. Pas pulang nyari angkot, enggak ada. Akhirnya jalan dari PGB sama teman,

mudah-mudahan di pertigaan RSUD ada angkot,” tutur Yusnia, siswi kelas VIII SMPN 4 Kota Bogor, ditemui Radar Bogor di Jalan KH Sholeh Iskandar, sore Senin (20/03/2017).

Namun, kata Yusnia, jika angkot yang dicarinya tak kunjung ada, ia pun terpaksa harus berjalan kaki hingga pertigaan Semplak.

Yusnia tak sendiri. Ia dan beberapa temannya terlihat terus berjalan. Keringat terlihat membasahi wajah siswi SMP ini.

Sementara sejumlah rekan lelaki Yusnia lebih berani dan menumpang mobil bak terbuka. Sembari bercanda mereka melambaikan tangan kepada rekan-rekanya yang berjalan.


Sementara bagi sejumlah pelajar SMA, rupanya mereka lebih tanggap mengantisipasi adanya aksi demo.

Siswi SMAN 8 Kota Bogor, Sugihartini, yang saat ini tengah mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mengaku tidak kesulitan karena sudah mengetahui kabar adanya aksi demo angkot di bogor dari media sosial.

“Makanya saya meminta anter kakak saya ke sekolah,” ungkapnya.

Ketika pulang sekolah pun, ia sudah janjian dengan teman sekolahnya dan menumpang pulang.

Sementara itu, Deri Luthfian salah satu siswa kelas XII di SMA Bhakti Insani, mengaku tidak terganggu karena dirinya selalu membawa kendaraan ke sekolah.

Hanya saja, kata dia, memang sejak berita demo tersebar, banyak teman-temannya yang meminta nebeng berangkat maupun pulang sekolah.

“Minggunya sudah banyak yang ingin bareng, berangkat dan juga pulang, karena mereka tidak bawa kendaraan, kasihan juga sih, banyak juga teman-teman saya, khususnya cewek ya yang juga kebingungan,” kata Deri.

Menanggapi ini, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bogor Yadi Mulyadi mengaku belum menerima keluhan dari para kepala sekolah.

Dia mengaku sedari pagi hingga masih memantau dan belum menerima keluhan berarti.

“Satupun tidak ada keluhan atau kesulitan dari siswa ataupun kepala sekolah. Saya rasa mereka pun sudah antisipasi. Lagipula, anak-anak sekolah kebanyakan mereka rumahnya dekat, atau ada yang antar,” jelas Yadi.

Meski begitu, Yadi berjanji akan segera berkoordinas dengan pemerintah daerah ketika ada laporan kepala sekolah. Semisal kebutuhan armada jemputan sekolah.
POJOKJABAR.com,
Share on Google Plus

About Enter Bogor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment