Diamankan Polisi Banjar, Ini Pengakuan Peminta Sumbangan Masjid


BANJAR – Mencari kesempatan dalam kesempitan. Ungkapan itulah yang cocok untuk tiga orang yang tertangkap di Banjar ini. Berdalih meminta sumbangan untuk pembangunan Masjid, ketiganya malah diciduk polisi.

Penangkapan ketiganya bermula saat polisi menerima laporan dari warga yang mencurigai aksi tiga orang tersebut.
“Untuk sementyara kami amankan dan diselidiki lebih lanjut,” kata Kasat Reskrim Polresta Banjar, AKP Syahroni Rabu (22/3/2017).

Dari tangan tiga orang tersebut polisi mendapatkan kunci leter T, plat nomor kendaraan palsu dan juga pancingan ikan. Selain itu, polisi juga mengamankan uang yang didapat dari sumbangan warga.
“Kami juga mengamankan mobil yang digunakan untuk operasi ketiganya,” terangnya.

Dari keterangan yang didapat, ketiganya bukan warga Banjar. BAM (28) merupakan warga Cisayong, Tasikmalaya, sementara AD (45) dan DR (44) adalah warga Cibatu, Garut.
Polisi mencurigai aksinya manakala menemukan kunci leter T yang dibawa ketiganya.

Ketiganya diketahui meminta sumbangan untuk Masjid yang ada di Kampung Pataruman, Desa Neglasari, Kecamatan Pakenjeng, Garut. Dari pengakuan salah satu pelaku, DR sumbangan yang didapat dipakai untuk makan sehari-hari di rumah.

“Saya diajak buat cari sumbangan itu. Ikut-ikutan saja,” akunya.
(ana/pojokjabar)

sumber:POJOKJABAR.COM,
Share on Google Plus

About Enter Bogor

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment