jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 5/PWI Tahun 2017, mengabulkan permohonan Ezra Walian sebagai warga negara Indonesia.
Dengan adanya Kepres tersebut, maka Ezra secara otomatis bisa diturunkan bersama Evan Dimas dan kawan-kawan dalam laga uji coba Timnas Indonesia melawan Myanmar sore nanti.
Direktur
Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin mengatakan,
menurut regulasi Asian Football Confederation (AFC) seorang pemain
naturalisasi bisa langsung dimainkan tanpa harus menunggu sumpah.
"Karena
syarat utamanya adalah mendapatkan persetujuan presiden dari setiap
negara pemain itu. Dan, Ezra sudah bisa dimainkan kalau sudah mendapat
Kepres dari Presiden Joko Widodo," kata Hanif, siang kemarin (20/3).
Gayung
bersambut, tadi malam pukul 19.00 Wib, Presiden Joko Widodo menerbitkan
Kepres untuk mengesahkan kewarganegaraan Ezra tersebut.
Hanya
aja, dalam Kepres tersebut, Ezra sudah harus melakukan prosesi
pengambilan sumpah dan janji setia kepada negara dalam tiga bulan ke
depan.
Apabila itu tidak dilakukan,
maka secara otomatis, kepres pengangkatannya dari warga negara Belanda
sebagai warga negara Indonesia itu akan batal dengan sendirinya.
Selain
itu, status kewarganegaraan Indonesia Ezra juga akan batal bila di
kemudian hari, diketahui ada data dan informasi yang sengaja dipalsukan.
Seperti yang diketahui, Ezra adalah
striker Ajax Amsterdam U-21 yang lahir dari seorang ayah asal Manado dan
ibu berwarga negara Belanda, di Amsterdam pada 22 Oktober 1997 silam.
Sementara itu, Luis Milla sendiri merasa senang dengan tuntasnya proses administrasi Ezra Walian sebagai warga negara Indonesia itu.
Sebab, di mata Milla, Ezra adalah pemain berbakat dan memiliki kualitas.
"Dan
paling penting adalah, dia bisa bermain dalam sistem yang sudah kami
terapkan. Saya punya banyak pilihan di lini depan," ujar Milla.(ben)
Sumber : Jpnn.com

0 comments:
Post a Comment