Seorang pengemudi ojek online Uber tewas mengenaskan setelah kendaraannya terjepit bus dan truk, Rabu (8/2). Korban, yang diketahui bernama Suprapto (52), ketika itu tengah melintas di Jalan Raya Sudirman, Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.
“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka di bagian kepala,” ujar Kepala Subbagian Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing sebagaimana dilansir GoBekasi.co.id (Jawa Pos Grup).
Korban merupakan warga Perum Alamanda Regency Blok J-3 No.4, RT 001 RW 28, Desa Karangsatria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Pihak keluarga korban, kata Erna, telah diberitahu kabar duka itu lewat telepon Suprapto yang ditemukan polisi di lokasi.
Erna menjelaskan, peristiwa nahas itu berawal saat korban melaju dari arah Jakarta menuju Bekasi menggunakan sepeda motor Honda Revo B 6270 FLK seorang diri. Saat itu, Suprapto hendak mendahului sebuah bus karyawan bernopol B 7417 IZ di depannya yang dikemudikan oleh Tuminanto (40) dari sisi kiri.
Rupanya di sisi kiri terdapat sebuah truk bernopol D 9269 VD yang sedang terparkir. Tak ingin lajunya terhenti oleh truk yang ada di sisi kiri, Suprapto justru meningkatkan kecepatan sepeda motornya. Sayang, upaya dia gagal.
Setang kiri motornya menyenggol bagian belakang truk, sedangkan stang kanan motornya tertahan pada badan bus. Dalam kondisi terjepit, korban kemudian terjatuh ke sisi kanan.
“Pas terjatuh itu, kepalanya membentur jalanan dan kepalanya terluka, walaupun dia pakai helm,” kata dia.
Sopir bus, Tuminanto yang merasa benturan itu kemudian menghentikan laju kendaraannya. Bersama warga sekitar dia lalu mengecek kondisi korban, sayangnya korban tewas di lokasi.
Hingga saat ini, kata Erna, sepeda motor korban dan bus serta truk yang terparkir di sisi kiri jalan telah diamankan. Sementara sopir truk dan bus sedang dimintai keterangan oleh penyidik Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.(kub/gob/mam/JPG)
Seorang pengemudi ojek online Uber tewas mengenaskan setelah kendaraannya terjepit bus dan truk, Rabu (8/2). Korban, yang diketahui bernama Suprapto (52), ketika itu tengah melintas di Jalan Raya Sudirman, Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.
“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka di bagian kepala,” ujar Kepala Subbagian Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing sebagaimana dilansir GoBekasi.co.id (Jawa Pos Grup).
Korban merupakan warga Perum Alamanda Regency Blok J-3 No.4, RT 001 RW 28, Desa Karangsatria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Pihak keluarga korban, kata Erna, telah diberitahu kabar duka itu lewat telepon Suprapto yang ditemukan polisi di lokasi.
Erna menjelaskan, peristiwa nahas itu berawal saat korban melaju dari arah Jakarta menuju Bekasi menggunakan sepeda motor Honda Revo B 6270 FLK seorang diri. Saat itu, Suprapto hendak mendahului sebuah bus karyawan bernopol B 7417 IZ di depannya yang dikemudikan oleh Tuminanto (40) dari sisi kiri.
Rupanya di sisi kiri terdapat sebuah truk bernopol D 9269 VD yang sedang terparkir. Tak ingin lajunya terhenti oleh truk yang ada di sisi kiri, Suprapto justru meningkatkan kecepatan sepeda motornya. Sayang, upaya dia gagal.
Setang kiri motornya menyenggol bagian belakang truk, sedangkan stang kanan motornya tertahan pada badan bus. Dalam kondisi terjepit, korban kemudian terjatuh ke sisi kanan.
“Pas terjatuh itu, kepalanya membentur jalanan dan kepalanya terluka, walaupun dia pakai helm,” kata dia.
Sopir bus, Tuminanto yang merasa benturan itu kemudian menghentikan laju kendaraannya. Bersama warga sekitar dia lalu mengecek kondisi korban, sayangnya korban tewas di lokasi.
Hingga saat ini, kata Erna, sepeda motor korban dan bus serta truk yang terparkir di sisi kiri jalan telah diamankan. Sementara sopir truk dan bus sedang dimintai keterangan oleh penyidik Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.(kub/gob/mam/JPG)
sumber:jawapos.com
“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka di bagian kepala,” ujar Kepala Subbagian Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing sebagaimana dilansir GoBekasi.co.id (Jawa Pos Grup).
Korban merupakan warga Perum Alamanda Regency Blok J-3 No.4, RT 001 RW 28, Desa Karangsatria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Pihak keluarga korban, kata Erna, telah diberitahu kabar duka itu lewat telepon Suprapto yang ditemukan polisi di lokasi.
Erna menjelaskan, peristiwa nahas itu berawal saat korban melaju dari arah Jakarta menuju Bekasi menggunakan sepeda motor Honda Revo B 6270 FLK seorang diri. Saat itu, Suprapto hendak mendahului sebuah bus karyawan bernopol B 7417 IZ di depannya yang dikemudikan oleh Tuminanto (40) dari sisi kiri.
Rupanya di sisi kiri terdapat sebuah truk bernopol D 9269 VD yang sedang terparkir. Tak ingin lajunya terhenti oleh truk yang ada di sisi kiri, Suprapto justru meningkatkan kecepatan sepeda motornya. Sayang, upaya dia gagal.
Setang kiri motornya menyenggol bagian belakang truk, sedangkan stang kanan motornya tertahan pada badan bus. Dalam kondisi terjepit, korban kemudian terjatuh ke sisi kanan.
“Pas terjatuh itu, kepalanya membentur jalanan dan kepalanya terluka, walaupun dia pakai helm,” kata dia.
Sopir bus, Tuminanto yang merasa benturan itu kemudian menghentikan laju kendaraannya. Bersama warga sekitar dia lalu mengecek kondisi korban, sayangnya korban tewas di lokasi.
Hingga saat ini, kata Erna, sepeda motor korban dan bus serta truk yang terparkir di sisi kiri jalan telah diamankan. Sementara sopir truk dan bus sedang dimintai keterangan oleh penyidik Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.(kub/gob/mam/JPG)
Seorang pengemudi ojek online Uber tewas mengenaskan setelah kendaraannya terjepit bus dan truk, Rabu (8/2). Korban, yang diketahui bernama Suprapto (52), ketika itu tengah melintas di Jalan Raya Sudirman, Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat.
“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka di bagian kepala,” ujar Kepala Subbagian Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing sebagaimana dilansir GoBekasi.co.id (Jawa Pos Grup).
Korban merupakan warga Perum Alamanda Regency Blok J-3 No.4, RT 001 RW 28, Desa Karangsatria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Pihak keluarga korban, kata Erna, telah diberitahu kabar duka itu lewat telepon Suprapto yang ditemukan polisi di lokasi.
Erna menjelaskan, peristiwa nahas itu berawal saat korban melaju dari arah Jakarta menuju Bekasi menggunakan sepeda motor Honda Revo B 6270 FLK seorang diri. Saat itu, Suprapto hendak mendahului sebuah bus karyawan bernopol B 7417 IZ di depannya yang dikemudikan oleh Tuminanto (40) dari sisi kiri.
Rupanya di sisi kiri terdapat sebuah truk bernopol D 9269 VD yang sedang terparkir. Tak ingin lajunya terhenti oleh truk yang ada di sisi kiri, Suprapto justru meningkatkan kecepatan sepeda motornya. Sayang, upaya dia gagal.
Setang kiri motornya menyenggol bagian belakang truk, sedangkan stang kanan motornya tertahan pada badan bus. Dalam kondisi terjepit, korban kemudian terjatuh ke sisi kanan.
“Pas terjatuh itu, kepalanya membentur jalanan dan kepalanya terluka, walaupun dia pakai helm,” kata dia.
Sopir bus, Tuminanto yang merasa benturan itu kemudian menghentikan laju kendaraannya. Bersama warga sekitar dia lalu mengecek kondisi korban, sayangnya korban tewas di lokasi.
Hingga saat ini, kata Erna, sepeda motor korban dan bus serta truk yang terparkir di sisi kiri jalan telah diamankan. Sementara sopir truk dan bus sedang dimintai keterangan oleh penyidik Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.(kub/gob/mam/JPG)
sumber:jawapos.com

0 comments:
Post a Comment