Rising Star Indonesia memasuki babak 12 besar. Nama-nama yang lolos di babak tersebut terkumpul pada dini hari kemarin (1/2). Fadhilah Intan, 18, asal Surabaya menjadi salah seorang kontestan yang berhasil mencuri perhatian. Buat gadis berhijab itu, bukan hal mudah sampai di titik tersebut. Apalagi, dia harus berlaga dengan sahabatnya di babak final duel.
Babak final duel merupakan babak duel hari kedua. Kontestan harus bersaing untuk dapat memperoleh voting dari para expert dan penonton. Para expert di ajang itu terdiri atas empat orang, yakni Anang Hermansyah, Judika, Ariel, dan Rossa. Kontestan yang mendapatkan voting lebih tinggi daripada lawannya berhak maju ke babak selanjutnya.
Babak final duel merupakan babak duel hari kedua. Kontestan harus bersaing untuk dapat memperoleh voting dari para expert dan penonton. Para expert di ajang itu terdiri atas empat orang, yakni Anang Hermansyah, Judika, Ariel, dan Rossa. Kontestan yang mendapatkan voting lebih tinggi daripada lawannya berhak maju ke babak selanjutnya.
Setiap babak duel ada 12 penyanyi yang ditampilkan, lalu disaring menjadi enam. Dalam dua hari babak duel, yaitu Senin dan Selasa, itulah, 12 besar didapat. Pada malam final duel hari kedua, perempuan yang punya nama lengkap Fadhilah Intan Permatasari tersebut menjadi penampil terakhir. Sahabat sekaligus lawannya, Ilham Novrianto, sebelumnya menyanyikan Beneath Your Beautiful milik Labrinth ft Emeli Sande dan berhasil mengantongi 76 persen. Mengalahkan Ilham yang mempunyai vokal khas dengan suara serak bukan hal yang mudah.
Buat Fadhilah, perjuangan itu tidak hanya harus bersaing melawan potensi yang dimiliki Ilham. Lebih beratnya, Ilham termasuk orang yang cukup dekat dengannya selama karantina. ’’Sedih banget kenapa harus ditandingin sama sahabat. Saya itu deket sama Kak Ilham. Sejak live audition, kami bareng terus. Dia orangnya lucu, jadi kami juga nyambung,’’ ucap anak kedua di antara lima bersaudara pasangan Khoiri Soetomo dan Ratnaningsih tersebut setelah manggung di MNC Tower 2, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Saat tahu dipasangkan dengan Ilham, Fadhilah dan penyanyi asal Bekasi itu langsung membuat janji. Yakni, terus mendukung satu sama lain dan tetap menjaga silaturahmi dengan siapa pun yang menang. Pertunjukan Fadhilah merupakan salah satu penantian panjang. Sebab, dia baru naik ke atas panggung selepas pukul 00.00.
Fadhilah mengungkapkan, entah kenapa sejak di babak room audition, live audition, live duel, hingga final duel, dirinya selalu menjadi kontestan yang menutup panggung. ’’Saya selalu di segmen enam. Selama itu saya dilatih untuk sabar aja,’’ kata mahasiswa semester I Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga Surabaya, tersebut.
Sudah terbiasa menunggu lama, ada hal-hal yang selalu dilakukan Fadhilah untuk menghilangkan grogi. Salah satunya adalah membaca Alquran. Selain itu, dia berlatih nyanyi agar suaranya terjaga. Untuk final duel, dara cantik itu membawakan lagu Tercipta Untukku dari Ungu dan berhasil mengantongi 86 persen. Ternyata saran dari Rossa yang memintanya menyanyikan lagu yang depannya pop benar-benar membuatnya berhasil melangkah ke babak selanjutnya. ’’Saya ngikutin kata-kata expert aja,’’ ujarnya lagi.
Dibantu tim musik, Fadhilah membawakan lagi tersebut dengan aransemen baru. ’’Lagu ini dijadikan seriosa sehingga bikin saya merinding, sama kayak saat kali pertama saya dengar,’’ ungkap Rossa, pasangan duet Pasha yang menyanyikan Tercipta Untukku, mengomentari penampilan Fadhilah. Mulai Senin mendatang (6/2), Rising Star mempertandingkan 12 kontestan dalam babak Super 12. (glo/c14/ayi/tia)
Buat Fadhilah, perjuangan itu tidak hanya harus bersaing melawan potensi yang dimiliki Ilham. Lebih beratnya, Ilham termasuk orang yang cukup dekat dengannya selama karantina. ’’Sedih banget kenapa harus ditandingin sama sahabat. Saya itu deket sama Kak Ilham. Sejak live audition, kami bareng terus. Dia orangnya lucu, jadi kami juga nyambung,’’ ucap anak kedua di antara lima bersaudara pasangan Khoiri Soetomo dan Ratnaningsih tersebut setelah manggung di MNC Tower 2, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Saat tahu dipasangkan dengan Ilham, Fadhilah dan penyanyi asal Bekasi itu langsung membuat janji. Yakni, terus mendukung satu sama lain dan tetap menjaga silaturahmi dengan siapa pun yang menang. Pertunjukan Fadhilah merupakan salah satu penantian panjang. Sebab, dia baru naik ke atas panggung selepas pukul 00.00.
Fadhilah mengungkapkan, entah kenapa sejak di babak room audition, live audition, live duel, hingga final duel, dirinya selalu menjadi kontestan yang menutup panggung. ’’Saya selalu di segmen enam. Selama itu saya dilatih untuk sabar aja,’’ kata mahasiswa semester I Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Airlangga Surabaya, tersebut.
Sudah terbiasa menunggu lama, ada hal-hal yang selalu dilakukan Fadhilah untuk menghilangkan grogi. Salah satunya adalah membaca Alquran. Selain itu, dia berlatih nyanyi agar suaranya terjaga. Untuk final duel, dara cantik itu membawakan lagu Tercipta Untukku dari Ungu dan berhasil mengantongi 86 persen. Ternyata saran dari Rossa yang memintanya menyanyikan lagu yang depannya pop benar-benar membuatnya berhasil melangkah ke babak selanjutnya. ’’Saya ngikutin kata-kata expert aja,’’ ujarnya lagi.
Dibantu tim musik, Fadhilah membawakan lagi tersebut dengan aransemen baru. ’’Lagu ini dijadikan seriosa sehingga bikin saya merinding, sama kayak saat kali pertama saya dengar,’’ ungkap Rossa, pasangan duet Pasha yang menyanyikan Tercipta Untukku, mengomentari penampilan Fadhilah. Mulai Senin mendatang (6/2), Rising Star mempertandingkan 12 kontestan dalam babak Super 12. (glo/c14/ayi/tia)
sumber: jawapos.com

0 comments:
Post a Comment