Donald Trump Masam, Melania Senyum Lebar, Ini Alasannya...
Penundaan travel ban Donald Trump yang dikeluarkan oleh Hakim Pengadilan Distrik Amerika Serikat James Robart bikin Gedung Putih meradang. Mereka langsung mengajukan banding ke pengadilan federal. Namun, pengadilan menolak permintaan darurat untuk memberlakukan kembali travel ban tersebut.
Berita Terkait
Trump Langsung Ambil Kebijakan Tegas untuk Imigran. Ini yang Dilakukannya...
Ninth Circuit Court of Appeals, pengadilan untuk kasus banding memutuskan agar kedua belah pihak, pemerintah dan Pengadilan Distrik melayangkan permohonan legal lagi sebelum pengadilan membuat keputusan final. Dengan putusan ini artinya peraturan yang keluarkan Robart bakal berlaku, untuk sementara.
Departemen Hukum AS melayangkan banding tersebut pada Minggu dini hari. Mereka meminta pengadilan untuk menunda keputusan Robart yang meminta perintah eksekutif Trump mengenai travel ban digugurkan. Dalam travel ban itu tujuh Negara muslim, Iraq, Syria, Iran, Libya, Somalia, Sudan, dan Yamen, dilarang masuk AS selama 90 hari. Selain itu, pencari suaka juga dilarang masuk selama 120 hari, dan semua pencari suaka asal Syria dilarang masuk sampai waktu yang belum di tentukan.
Dalam tuntutannya, Departemen Hukum menyerang putusan Robart dengan mengatakan kalau penundaan travel ban itu akan mencelakai publik. Serta, melecehkan putusan presiden mengenai keamanan nasional.
Sementara Trump sendiri, seperti biasa, melayangkan komentarnya via akun Twitternya. Dalam serangkaian postingan, Trump menyatakan kalau putusan pengadilan banding itu bakal mengancam keamanan nasional. ”Hakim membuat Negara kita terbuka untuk teroris potensial dan pihak lain yang tidak punya hati baik. Orang jahat sekarang sangat bahagia,” tulisnya. Dia juga menambahkan, “Karena peraturan itu dikeluarkan seorang hakim maka bakal banyak orang jahat dan berbahaya membanjiri negeri kami. Keputusan yang sangat buruk.”
Saat menghadiri gala dinner ke-60 Palang Merah di resort Mar-a-Lago milik Trump di Palm Beach, Florida, bersama Melania, Trump tidak bisa menyembunyikan wajah masamnya. Acara berlangsung pada Sabtu (2/2) malam, di hari yang sama saat Robart mengeluarkan peraturan untuk menunda travel ban Trump. Di lain pihak, Melania yang “menghilang” selama 12 hari terlihat lebih banyak tersenyum.(CNN/BBC/tia)
sumber:jawapos.com
Penundaan travel ban Donald Trump yang dikeluarkan oleh Hakim Pengadilan Distrik Amerika Serikat James Robart bikin Gedung Putih meradang. Mereka langsung mengajukan banding ke pengadilan federal. Namun, pengadilan menolak permintaan darurat untuk memberlakukan kembali travel ban tersebut.
Berita Terkait
Trump Langsung Ambil Kebijakan Tegas untuk Imigran. Ini yang Dilakukannya...
Ninth Circuit Court of Appeals, pengadilan untuk kasus banding memutuskan agar kedua belah pihak, pemerintah dan Pengadilan Distrik melayangkan permohonan legal lagi sebelum pengadilan membuat keputusan final. Dengan putusan ini artinya peraturan yang keluarkan Robart bakal berlaku, untuk sementara.
Departemen Hukum AS melayangkan banding tersebut pada Minggu dini hari. Mereka meminta pengadilan untuk menunda keputusan Robart yang meminta perintah eksekutif Trump mengenai travel ban digugurkan. Dalam travel ban itu tujuh Negara muslim, Iraq, Syria, Iran, Libya, Somalia, Sudan, dan Yamen, dilarang masuk AS selama 90 hari. Selain itu, pencari suaka juga dilarang masuk selama 120 hari, dan semua pencari suaka asal Syria dilarang masuk sampai waktu yang belum di tentukan.
Dalam tuntutannya, Departemen Hukum menyerang putusan Robart dengan mengatakan kalau penundaan travel ban itu akan mencelakai publik. Serta, melecehkan putusan presiden mengenai keamanan nasional.
Sementara Trump sendiri, seperti biasa, melayangkan komentarnya via akun Twitternya. Dalam serangkaian postingan, Trump menyatakan kalau putusan pengadilan banding itu bakal mengancam keamanan nasional. ”Hakim membuat Negara kita terbuka untuk teroris potensial dan pihak lain yang tidak punya hati baik. Orang jahat sekarang sangat bahagia,” tulisnya. Dia juga menambahkan, “Karena peraturan itu dikeluarkan seorang hakim maka bakal banyak orang jahat dan berbahaya membanjiri negeri kami. Keputusan yang sangat buruk.”
Saat menghadiri gala dinner ke-60 Palang Merah di resort Mar-a-Lago milik Trump di Palm Beach, Florida, bersama Melania, Trump tidak bisa menyembunyikan wajah masamnya. Acara berlangsung pada Sabtu (2/2) malam, di hari yang sama saat Robart mengeluarkan peraturan untuk menunda travel ban Trump. Di lain pihak, Melania yang “menghilang” selama 12 hari terlihat lebih banyak tersenyum.(CNN/BBC/tia)
sumber:jawapos.com

0 comments:
Post a Comment